© 2026 Bursa Rakyat

Kembali ke Beranda
Emiten28 Mei 2026

Target Harga Saham ANTM Pasca JP Morgan Borong Puluhan Miliar di Level Bawah

RE
Oleh: Redaksi Bursa RakyatDipublikasikan pada 28 Mei 2026
Target Harga Saham ANTM Pasca JP Morgan Borong Puluhan Miliar di Level Bawah

Saham ANTM anjlok ke area 2.900, namun broker raksasa JP Morgan (BK) justru agresif melakukan akumulasi. Mungkinkah ini sinyal kuat rebound di bulan Juni 2026?

Pergerakan saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) tengah mencuri perhatian para pelaku pasar modal. Di tengah koreksi harga yang cukup tajam, yakni turun dari level 3.700-an menuju area 2.900-an, terdapat manuver menarik dari broker asing raksasa, JP Morgan Sekuritas Indonesia dengan kode broker BK. Ketika pasar cenderung panik, JP Morgan justru terlihat agresif melakukan akumulasi dan menyerap saham ANTM di area harga bawah.

Perubahan Pola JP Morgan dari Distribusi ke Akumulasi

Berdasarkan data ringkasan broker atau broker summary sepanjang Mei 2026, pergerakan JP Morgan di saham ANTM terpantau sangat aktif dan dinamis. Menariknya, pola transaksi BK ini tidak berjalan satu arah. Mereka terpantau bergantian antara melakukan distribusi besar dan akumulasi agresif.

Pada fase awal Mei, BK masih terlihat melakukan distribusi. Tanggal 4 Mei 2026, JP Morgan tercatat melakukan net sell sekitar Rp9,3 miliar di harga rata-rata 3.790. Tekanan jual ini berlanjut pada 5 Mei dan makin membesar pada 11 Mei ketika BK melepas sekitar Rp31,7 miliar saham ANTM. Puncak distribusi terbesar bahkan terjadi pada 12 Mei dengan nilai transaksi penjualan mencapai Rp114,7 miliar di harga rata-rata 3.579.

Namun, memasuki pertengahan hingga akhir Mei, arah angin mulai berubah. BK mulai berbalik melakukan akumulasi secara bertahap. Pada 19 Mei, JP Morgan mencatat net buy besar Rp59,7 miliar di harga rata-rata 2.992. Akumulasi tersebut terus berlanjut pada 22 Mei dan kembali membesar pada 26 Mei yang mencapai Rp50 miliar di harga rata-rata 3.030. Pola ini secara jelas memperlihatkan bahwa BK mulai memanfaatkan momentum untuk menyerap saham ketika ANTM bergerak di area di bawah 3.000.

Tekanan Harga dan Perlawanan Aliran Dana Asing

Akumulasi yang dilakukan JP Morgan ini terjadi tepat di tengah tekanan yang cukup tajam pada pergerakan saham ANTM. Pada penutupan perdagangan 26 Mei 2026, ANTM ditutup melemah 3,58 persen ke level 2.960. Harga saham sempat bergerak dari level tertinggi 3.150 hingga menyentuh level terendah 2.960.

Meskipun harga mengalami penurunan dengan nilai transaksi mencapai Rp498,8 miliar dan volume perdagangan sangat ramai, terdapat anomali positif dari sisi aliran dana asing (foreign flow). Pada perdagangan terakhir tersebut, total foreign buy tercatat sebesar Rp154,5 miliar, angka ini lebih tinggi dibandingkan foreign sell yang berada di angka Rp143,4 miliar. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian investor asing mulai melihat valuasi ANTM di level saat ini sudah cukup menarik untuk dikoleksi.

Tembok Tebal di Area Support

Melihat dari sisi orderbook, pertempuran antara pembeli dan penjual terlihat sangat sengit. Area bid atau antrean beli mulai terlihat cukup tebal di rentang 2.900 hingga 2.960 yang kini berfungsi sebagai jaring pengaman. Antrean beli terbesar menumpuk di level 2.950 dengan total 40.920 lot dan level 2.960 sebanyak 31.861 lot.

Meski demikian, tekanan jual dari sisi offer juga belum sepenuhnya hilang. Area 3.050 hingga 3.070 masih dipenuhi antrean jual yang cukup besar. Ini menandakan bahwa pasar belum sepenuhnya lepas dari tekanan distribusi dan masih membutuhkan katalis positif tambahan untuk mendobrak ke atas.

Proyeksi Rebound di Juni 2026

Pasar kini mulai membaca bahwa JP Morgan kemungkinan besar sedang melakukan reposisi di ANTM setelah harga terkoreksi cukup dalam. Sebagai saham yang sangat sensitif terhadap sentimen harga emas dan nikel global, pelemahan menuju area psikologis penting sering kali dimanfaatkan oleh dana-dana besar (big fund) untuk membangun posisi bertahap.

Bagi para investor, area 2.900 saat ini menjadi level support krusial sekaligus pertahanan penting yang sedang dijaga oleh pasar. Selama ANTM mampu bertahan di atas level ini, prospek untuk terjadinya rebound masih sangat terbuka. Jika momentum akumulasi asing terus berlanjut, target kenaikan jangka pendek selanjutnya berada di area resistance 3.100 hingga 3.150. Jika level tersebut berhasil ditembus, ruang penguatan menuju 3.200 hingga 3.300 akan semakin jelas. Sebaliknya, jika support 2.900 gagal dipertahankan, saham ini berisiko melanjutkan konsolidasi yang lebih dalam di awal Juni.

Disclaimer: Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional.

Grafik Live: antm
Bagikan:

Berita Terkait