PT Adaro Green, entitas bisnis hijau milik Grup Adaro, mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 25 kali dalam proses penawaran umum perdana saham (IPO). Aksi korporasi ini membidik dana segar senilai Rp3 triliun yang akan digunakan sepenuhnya untuk membiayai proyek pembangkit listrik tenaga angin dan surya.
Tingginya minat investor mencerminkan optimisme pasar terhadap transisi energi bersih di Indonesia. Saham berkode ADMR ini dijadwalkan melantai di bursa pada awal bulan depan dan diprediksi menjadi salah satu IPO paling atraktif tahun ini.


