PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) kembali mengambil langkah strategis untuk memperluas akses pendanaan global. Perusahaan tambang emas tersebut resmi mengajukan permohonan pencatatan saham atau listing di Bursa Efek Hong Kong (HKEX) melalui pengajuan dokumen Form A1.
Langkah ini menandai fase baru dalam ekspansi internasional perseroan setelah sebelumnya mencatatkan penawaran umum perdana saham (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada September 2025.
Dengan rencana listing di HKEX, saham EMAS berpotensi menjangkau basis investor yang lebih luas di pasar modal global.
Merdeka Gold Perluas Akses Pendanaan Global
Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk, Boyke Poerbaya Abidin, menyampaikan bahwa rencana pencatatan saham EMAS di Hong Kong merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.
Menurutnya, langkah ini dilakukan tidak lama setelah IPO domestik sekaligus bertepatan dengan dimulainya produksi di proyek tambang emas Pani.
Perusahaan tetap menempatkan stabilitas operasional sebagai prioritas utama, sembari memperluas akses ke sumber pendanaan internasional untuk mendukung ekspansi bisnis.
Langkah listing saham EMAS di HKEX juga diharapkan dapat meningkatkan visibilitas perusahaan di kalangan investor global, khususnya di sektor pertambangan emas.
Proses Listing di HKEX Masih Dalam Tahap Penelaahan
Dokumen awal pengajuan berupa application proof telah dipublikasikan di situs resmi Bursa Efek Hong Kong (HKEX).
Namun perusahaan menegaskan bahwa dokumen tersebut masih bersifat awal dan belum final.
Proses evaluasi oleh regulator masih berlangsung dan berbagai perubahan masih mungkin terjadi selama tahap penelaahan.
Karena itu, perseroan mengingatkan bahwa dokumen tersebut belum dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan investasi.
Selain itu, perusahaan juga menyatakan tidak ada jaminan bahwa proses listing saham EMAS di HKEX akan selesai sesuai rencana.
Tambang Emas Pani Jadi Andalan Ekspansi
Di tengah rencana ekspansi global tersebut, Merdeka Gold Resources juga terus mengembangkan proyek tambang emas besar di Indonesia.
Salah satu proyek utama perusahaan adalah Tambang Emas Pani yang berlokasi di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.
Proyek ini diproyeksikan menjadi salah satu tambang emas primer terbesar di Asia pada 2030.
Perkembangan proyek tersebut juga menunjukkan progres signifikan.
Pada Februari 2026, tambang ini berhasil mencapai fase first gold pour, yang menandai dimulainya produksi emas pertama.
Tak lama setelah itu, perusahaan juga mencatat penjualan emas perdana pada Maret 2026.
Kolaborasi dengan Antam untuk Penjualan Emas
Penjualan emas awal dari proyek Pani dilakukan melalui kerja sama dengan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).
Kedua perusahaan menandatangani perjanjian jual beli emas domestik dengan masa berlaku selama dua tahun.
Kolaborasi ini dinilai menjadi langkah strategis bagi Merdeka Gold Resources untuk memperkuat posisi di industri pertambangan nasional sekaligus mendukung ekspansi ke pasar global.
Dengan kombinasi antara proyek tambang besar dan rencana listing internasional, saham EMAS kini mulai masuk dalam radar investor yang memantau perkembangan sektor emas di Asia.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan edukasi dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Keputusan membeli atau menjual saham sepenuhnya berada di tangan investor. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

