Sejumlah produsen otomotif China seperti BYD, Chery, Great Wall Motor (GWM), dan Geely bersaing ketat dalam ekspansi manufaktur di pasar global. Mereka berlomba untuk mengakuisisi pabrik Cooperation Manufacturing Plant Aguascalientes (COMPAS) di Meksiko yang merupakan fasilitas usaha patungan Nissan dan Mercedes-Benz.
Ekspansi Manufaktur di Meksiko
COMPAS sendiri memiliki kapasitas produksi sekitar 230.000 unit per tahun dan mulai beroperasi pada 2017. Penutupan pabrik ini terjadi di tengah perubahan dinamika pasar global serta tekanan kebijakan tarif di Amerika Utara. Selain empat produsen asal Tiongkok, VinFast dari Vietnam juga dilaporkan telah masuk ke tahap akhir pembicaraan untuk mengakuisisi pabrik COMPAS.
Strategi Pabrikan China
Minat tinggi terhadap COMPAS menandai pergeseran strategi Original Equipment Manufacturer (OEM) China dari ekspansi ekspor menuju pembangunan basis manufaktur lokal di Amerika Utara. Akuisisi pabrik eksisting dinilai lebih efisien dibanding membangun fasilitas baru yang kerap terkendala ketidakpastian regulasi dan situasi geopolitik.
Pertumbuhan Kendaraan Buatan Tiongkok
Langkah agresif OEM Tiongkok ini sejalan dengan pertumbuhan pesat kendaraan buatan Tiongkok di Amerika Latin. Menurut data pasar, pangsa merek Tiongkok terhadap penjualan mobil di Meksiko melonjak dari level marginal pada 2020 menjadi sekitar 10 persen pada 2025. Kenaikan tersebut akhirnya mendorong kebutuhan kapasitas produksi lokal produsen mobil China untuk menjaga daya saing harga dan rantai pasok di pasar Amerika Latin.
Dampak Akuisisi
Sejauh ini, proses seleksi penawar COMPAS masih berlangsung dengan keputusan akhir diperkirakan diumumkan dalam beberapa bulan ke depan. Artinya jika akuisisi tersebut berjalan lancar bagi produsen China maupun Vietnam, dapat berdampak bagi perkembangan produsen mobil kawasan Asia terhadap merek-merek yang lebih senior seperti Nissan hingga Mercedes-Benz.

