IHSG Diprediksi Kembali Koreksi, Analis Rekomendasikan 4 Saham Ini

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berpotensi melanjutkan pelemahan pada perdagangan Selasa, 17 Maret 2026.

Pada perdagangan sebelumnya, Senin (16/3), IHSG ditutup melemah 1,61 persen atau 114 poin ke level 7.022.

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) juga mencatat nilai transaksi cukup besar dengan:

  • volume transaksi sekitar 320,73 juta lot
  • nilai transaksi mencapai Rp15,98 triliun
  • frekuensi transaksi sekitar 1,67 juta kali

Kondisi ini menunjukkan investor masih melakukan aksi jual di sejumlah saham.

Prediksi IHSG Hari Ini

Tim riset MNC Sekuritas menyampaikan bahwa posisi IHSG saat ini berada pada bagian wave (v) dari wave [c] dalam struktur gelombang koreksi.

Artinya, indeks berpotensi melanjutkan koreksi sebelum kembali menemukan momentum penguatan.

Dalam riset hariannya, MNC Sekuritas memperkirakan:

  • Potensi koreksi IHSG: 6.745 – 6.887
  • Area resistance terdekat: 7.115 – 7.176

Sementara itu, level penting yang perlu diperhatikan investor yaitu:

Support IHSG

  • 6.843
  • 6.745

Resistance IHSG

  • 7.117
  • 7.239

Rekomendasi Saham Hari Ini

Meski IHSG berpotensi melemah, analis masih melihat peluang pada beberapa saham untuk strategi buy on weakness.

Berikut rekomendasi saham hari ini dari MNC Sekuritas.

1. BBCA – Buy on Weakness

Saham PT Bank Central Asia Tbk direkomendasikan untuk strategi buy on weakness.

  • Buy on Weakness: 6.600 – 6.700
  • Target Price: 6.925 – 7.275
  • Stoploss: < 6.525

2. INDY – Buy on Weakness

Saham milik grup energi ini juga masuk radar analis.

  • Buy on Weakness: 3.050 – 3.360
  • Target Price: 3.710 – 4.090
  • Stoploss: < 2.930

Perusahaan ini merupakan bagian dari grup PT Indika Energy Tbk.

3. SUPA – Buy on Weakness

Saham teknologi ini juga dinilai memiliki potensi penguatan dalam jangka pendek.

  • Buy on Weakness: 780 – 815
  • Target Price: 860 – 955
  • Stoploss: < 745

4. TINS – Spec Buy

Saham pertambangan timah ini direkomendasikan dengan strategi speculative buy.

Perusahaan ini dikelola oleh PT Timah Tbk.

  • Spec Buy: 3.080 – 3.210
  • Target Price: 3.530 – 4.040
  • Stoploss: < 3.010

Kesimpulan

Pergerakan IHSG hari ini masih berpotensi mengalami tekanan lanjutan seiring pola koreksi teknikal yang masih berlangsung.

Meski demikian, analis melihat peluang trading pada beberapa saham seperti BBCA, INDY, SUPA, dan TINS, terutama dengan strategi buy on weakness di tengah volatilitas pasar.

Investor disarankan tetap memperhatikan level support dan resistance IHSG sebelum mengambil keputusan investasi.