Saham sektor energi baru terbarukan (EBT) semakin menarik perhatian investor di Bursa Efek Indonesia. Salah satu emiten yang mulai dilirik adalah PT Arkora Hydro Tbk (ARKO), perusahaan pembangkit listrik tenaga mini hidro yang fokus pada energi bersih.
Banyak investor mulai mencari analisis saham ARKO, terutama setelah kinerja perusahaan menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan pada tahun 2025. Pertanyaannya, apakah saham ARKO bagus untuk investasi jangka panjang? Bagaimana prospek saham ARKO 2026 dan berapa target harga saham ARKO menurut analis?
Berikut ulasan lengkap mengenai fundamental saham ARKO, kinerja keuangan terbaru, serta potensi pertumbuhannya di masa depan.
Kinerja Keuangan Arkora Hydro Tbk
Berdasarkan laporan keuangan terbaru, Arkora Hydro berhasil mencatatkan peningkatan laba yang cukup kuat sepanjang 2025.
Per 31 Desember 2025, laba bersih perusahaan tercatat mencapai Rp63,90 miliar, meningkat 52,9% secara tahunan dibandingkan periode sebelumnya.
Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan pendapatan yang juga naik signifikan.
Ringkasan kinerja ARKO 2025
| Indikator | Kinerja |
|---|---|
| Pendapatan | Rp343,32 miliar |
| Pertumbuhan pendapatan | +43,7% |
| Beban pokok pendapatan | Rp253,60 miliar |
| Laba bersih | Rp63,90 miliar |
| Pertumbuhan laba | +52,9% |
Peningkatan pendapatan ini salah satunya disebabkan oleh mulai beroperasinya beberapa proyek pembangkit listrik yang dikelola perusahaan.
Produksi listrik ARKO juga melonjak sekitar 56,1% menjadi 151,8 MWh sepanjang 2025, didukung oleh proyek baru serta kondisi curah hujan yang lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Fundamental Saham ARKO
Dalam melihat fundamental saham ARKO, investor biasanya menilai beberapa aspek penting seperti pertumbuhan bisnis, aset perusahaan, serta proyek pembangkit listrik yang dimiliki.
Saat ini Arkora Hydro mengelola beberapa pembangkit listrik tenaga mini hidro, antara lain:
- PLTM Cikopo (7,4 MW) – Jawa Barat
- PLTM Tomasa (10 MW) – Sulawesi Tengah
- PLTM Yaentu (10 MW) – Sulawesi Tengah
- PLTM Kukusan (5,4 MW) – Lampung
Proyek Kukusan bahkan baru resmi beroperasi pada awal 2026 sehingga berpotensi menambah kontribusi pendapatan perusahaan.
Selain itu, total aset perusahaan juga meningkat menjadi sekitar Rp1,69 triliun pada akhir 2025, menunjukkan ekspansi bisnis yang terus berjalan.
Prospek Saham ARKO 2026
Banyak investor mulai memperhatikan prospek saham ARKO 2026, terutama karena sektor energi terbarukan memiliki potensi pertumbuhan yang besar di Indonesia.
Beberapa faktor yang mendukung prospek perusahaan antara lain:
1. Permintaan energi bersih meningkat
Indonesia sedang mempercepat transisi energi menuju sumber listrik yang lebih ramah lingkungan. Hal ini membuka peluang besar bagi perusahaan pembangkit listrik berbasis energi terbarukan seperti Arkora Hydro.
2. Proyek pembangkit listrik baru
ARKO masih memiliki beberapa proyek dalam tahap pengembangan, termasuk:
- Proyek Tomoni (10 MW) di Sulawesi Selatan
- Proyek Pongbembe (20 MW)
Proyek Tomoni telah mencapai progres pembangunan sekitar 58,8% pada 2025 dan ditargetkan selesai pada kuartal II 2026.
Jika proyek ini beroperasi sesuai rencana, diperkirakan dapat menyumbang pendapatan sekitar Rp140 miliar per tahun.
3. Kontrak listrik jangka panjang dengan PLN
ARKO juga telah memperoleh Power Purchase Agreement (PPA) dengan PLN selama 30 tahun untuk beberapa proyek pembangkitnya.
Hal ini memberikan kepastian pendapatan jangka panjang, yang biasanya menjadi faktor penting dalam penilaian perusahaan energi.
Valuasi Saham ARKO
Dalam melakukan valuasi saham ARKO, investor biasanya mempertimbangkan pertumbuhan laba serta potensi ekspansi proyek energi yang sedang berjalan.
Dengan pertumbuhan laba lebih dari 50% pada 2025, banyak analis melihat ARKO sebagai salah satu emiten energi terbarukan yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi.
Namun, investor tetap perlu memperhatikan beberapa risiko seperti:
- biaya pembangunan proyek pembangkit listrik
- ketergantungan pada kondisi cuaca
- kebutuhan pendanaan untuk ekspansi proyek
Karena bisnis pembangkit listrik bersifat capital intensive, valuasi perusahaan biasanya juga dipengaruhi oleh kemampuan perusahaan mengelola pendanaan proyek.
Target Harga Saham ARKO
Melihat pertumbuhan bisnis serta proyek pembangkit yang sedang berjalan, banyak investor mulai mencoba memperkirakan target harga saham ARKO dalam beberapa tahun ke depan.
Jika proyek Tomoni mulai beroperasi pada 2026 dan proyek lainnya berjalan sesuai rencana, maka potensi pertumbuhan pendapatan perusahaan masih cukup besar.
Pada perdagangan terbaru, harga saham ARKO sempat melonjak sekitar 13% dalam satu hari, meskipun secara year-to-date masih mengalami koreksi sekitar 8,8% sejak awal 2026.
Pergerakan harga ini menunjukkan bahwa saham ARKO masih memiliki volatilitas, namun juga menarik bagi investor yang mencari saham dengan potensi pertumbuhan.
Apakah Saham ARKO Bagus untuk Investasi?
Pertanyaan yang sering muncul dari investor adalah: apakah saham ARKO bagus untuk investasi?
Beberapa alasan yang membuat saham ini menarik antara lain:
Pertumbuhan bisnis energi terbarukan
Sektor energi bersih diproyeksikan terus berkembang dalam jangka panjang.
Ekspansi proyek pembangkit listrik
ARKO memiliki pipeline proyek yang cukup besar untuk beberapa tahun ke depan.
Kontrak listrik jangka panjang
Perjanjian jual beli listrik dengan PLN memberikan stabilitas pendapatan.
Namun investor tetap perlu melakukan riset sendiri sebelum membeli saham, termasuk melihat kondisi pasar, valuasi perusahaan, serta strategi ekspansi yang dijalankan manajemen.
Cara Membeli Saham ARKO
Bagi investor yang tertarik membeli saham ARKO, langkah pertama adalah membuka rekening di perusahaan sekuritas terdaftar OJK.
Saat ini sudah banyak aplikasi investasi saham yang memudahkan investor membeli saham secara online, seperti:
- aplikasi investasi saham populer di Indonesia
- platform trading saham digital
- layanan investasi berbasis mobile
Melalui aplikasi tersebut, investor dapat memantau harga saham, membaca analisis saham ARKO, serta melakukan transaksi saham secara langsung di Bursa Efek Indonesia.
Kesimpulan
Berdasarkan analisis saham ARKO, kinerja Arkora Hydro menunjukkan pertumbuhan yang cukup solid dengan peningkatan laba lebih dari 50% pada 2025.
Dengan ekspansi proyek pembangkit listrik serta meningkatnya kebutuhan energi bersih di Indonesia, prospek saham ARKO 2026 masih cukup menarik untuk diperhatikan.
Namun seperti investasi saham lainnya, investor tetap perlu mempertimbangkan risiko dan melakukan analisis sebelum mengambil keputusan investasi.

